Beda Bahasa Tak Halangi Pemain Liverpool Beraksi

Sadio Mane,, Philippe Coutinho, Roberto Firmino

Sadio Mane, Philippe Coutinho dan Roberto Firmino

Saat ini klub papan atas Inggris, Liverpool dibawah komando Jurgen Klopp telah mengoleksi total 40 gol dalam 14 pertandingan resmi baik Premier League maupun Champions League yang telah mereka ikuti dimusim ini. Terakhir kali Liverpool bisa menghasilkan gol sebanyak ini dalam 14 pertandingan pertama sejak 121 tahun yang lalu.

Malah pada musim 1895-1896 itu Liverpool mengantongi total 48 gol dalam 14 pertandingan awal. Dan sejak itulah, tidak pernah lagi Liverpool menhasilkan 40 gol dalam 14 pertandingan dari awal musim. Baru kali ini di musim 2016-2017  Liverpool dibawah Klopp yang mampu melakukannya.

Dari 40 gol yang sudah dicetak Liverpool musim ini, 30 kali mereka telah menjebol gawang lawan di Premier League. Dan dari 30 gol tersebut, enam diantaranya dhasilkan oleh Sadio Mane, sedangkan Philippe Coutinho dan Roberto Firmino masing-masing berkontribusi lima gol.

Kekompakan dari Liverpool bukan hanya dari ketiga pemain saja melainkan dari pemain yang pendukungya. Trio Coutinho, Firmino dan Mane, juga ditopang dengan Adam Lallana, Jordan Henderson dan Emre Can, yang tampil kompak, atraktif dan juga haus gol. Sampai saat ini mereka menjadikan Arsenal menjadi tim yang tersubur di Premier League

Menariknya mereka berasal dari negara-negera yang berbeda dimana dan masalah sering menjadi bahasa. Jika demikian mereka bertanding hanya dengan mengandalkan telepati.

Gelandang Liverpool, Adam Lallana mengaku kagum dengan kemampuan telepati pemain Liverpool musim ini. Serperti yang terungkap pada Daily Mirror, Ia mengatakan.”Firmino tidak berbicara bahasa Inggris dengan brilian – meskipun bahasa Inggris lebih baik daripada saya berbicara Portugis!, Tapi saya merasa saya seperti memiliki koneksi dengan dirinya di atas lapangan di mana Anda tidak perlu berbicara satu sama lain.”

Ia melanjutkan “Ini hampir seperti telepati. Kadang-kadang, ketika Anda melihat Firmino, Coutinho dan Sadio Mane terhubung satu sama lain, mereka berada di mana-mana. Itu bukan karena mereka berbicara dalam bahasa yang sama atau mereka berbicara bahasa Inggris. Phil sangat pemalu, tapi bahasa Inggrisnya sangat bagus. Ia cuma tak terlalu sering menggunakannya. Itu cuma nyaris telepatis saja. Hanya dengan mengenal cara main satu sama lain,”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s